Jelang Ramadan, Imam Besar Istiqlal Minta Semua Pihak Rukun
![]() |
| Imam besar masjid istiqlal Nasaruddin Umar di istiqlal Jakarta Pusat, Rabu (22/8). | AKURAT.CO/Kosim Rahman |
Ramadan 2019 ini diharapkan bisa menjadi rahmat bagi semua pihak.
Hal tersebut disampaikan Imam Besar Masjid Istiqlal, Nasaruddin Umar, saat memberikan tausiyah di acara Multaqo Ulama, Habaib dan Cendikiawan Muslim di Hotel Kartika Candra, Jakarta, Jumat (3/5/2019) malam.
Nasaruddin mengungkapkan bahwa seluruh umat Islam harus bersatu dalam merayakan Ramadan.
"Kami berharap Ramadan menjadi rahmat bagi kita semua. Kami mengajak umat untuk menghadapi Ramadan dengan penuh solidaritas, ketenangan, kebahagiaan dan kedamaian," ungkapnya.
Nasaruddin mengatakan bahwa tidak ada perbedaan antara warga Indonesia. Ia menyatakan definisi warga Indonesia adalah sahabat hingga keluarga.
Lebih lanjut, menurut Nasaruddin, masyarakat harus bersyukur dengan sistem demokrasi yang berlaku di Indonesia. Sebab, banyak negara yang tidak memberi ruang bagi warganya untuk menyampaikan aspirasi.
"Kita bersyukur Indonesia tampil menjadi negara demokrasi. Banyak negara sekarang ini ingin seperti Indonesia. Tidak bisa, (karena) nasib mereka ditentukan oleh segelintir darah biru," katanya.
Di sisi lain, Nasaruddin juga memohon semua pihak tidak saling mencela saat Ramadan. Ia juga meminta semua pihak tidak menganggap enteng pihak lainnya.
"Kalau kita membiarkan suara kita menghujat orang sementara kita sedang puasa, kita tahu kan dosanya. Jadi berhentilah. Mari kita kedepankan bulan suci ramadan," ujarnya.
Sekadar informasi, Multaqo Ulama, Habaib dan Cendekiawan Muslim diketahui diselenggarakan untuk menyikapi situasi dan kondisi bangsa saat ini.
Multaqo yang diiniasi oleh ulama sepuh KH Maimun Zubair dan Habib Luthfi bin Yahya itu mengajak para ulama hingga cendekiawan muslim agar memberikan suri tauladan kepada umat dalam menjaga situasi damai terutama menjalani bulan Ramadan dan Idul Fitri.
Sumber:Akurat.co

Komentar
Posting Komentar