Cegah Wabah Corona, Pemerintah Delhi Minta Kendaraan Niaga Disemprot Disinfektan

Image
Pekerja berjalan di dekat deretan mobil baru yang terparkir di PT Indonesia Kendaraan Terminal atau IPC Car Terminal, Cilincing, Jakarta, Senin (12/3). Kementerian Perindustrian menargetkan ekspor kendaraan niaga dapat meningkat dan menembus hingga 35 ribu unit pada 2018 dibanding tahun sebelumnya yang berada di angka 27 ribu unit. | ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan/kye/18.
 Departemen Transportasi Pemerintah Delhi, India, meminta semua pemilik Kendaraan Niaga seperti bus dan taksi menyemprotkan Disinfektan setiap hari. Langkah ini sebagai upaya pencegahan wabah virus corona.

Dilansir dari ET Auto, Sabtu (22/2/2020) Departemen Transportasi juga telah meminta pengemudi untuk membawa sertifikasi diri yang menyatakan bahwa kendaraan yang mereka kendarai telah dibersihkan. Sertifikasi diri juga telah dibuat wajib ketika kendaraan ini dibawa untuk tes kebugaran rutin di unit inspeksi kendaraan departemen transportasi.

Departemen Transportasi mendesak pemilik kendaraan untuk memastikan bahwa jok, sandaran kepala, pegangan tangan, kunci jendela, pegangan dan bagian lain dari transportasi penumpang yang sering disentuh agar dibersihkan dengan benar. Hand sanitiser juga menjadi barang yang harus tersedia di Kendaraan Niaga.

Petugas unit inspeksi kendaraan, Anil Chikara mengatakan bahwa semua pemilik harus memastikan Kendaraan Niaga mereka bersih dan tersanitasi.

"Karena virus corona sekarang menyebar sebagai epidemi global, maka menjadi tugas kita untuk memastikan bahwa kendaraan ini tidak menjadi pembawa infeksi dan penyakit seperti itu," tandasnya.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sambut Bulan Suci Ramadan, Fatin Shidqia Lubis Luncurkan Singel Baru Berjudul 'Bersyukurlah'

Jelang Ramadan, Imam Besar Istiqlal Minta Semua Pihak Rukun

seorang komisaris perusahaan dituntut untuk bertanggung jawab