MS Hidayat: Rapat Pleno Partai Golkar Mestinya 1 Kali Dua Bulan

Image
Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto berpidato saat kampanye akbar partai Golkar di Istora Senayan, Jakarta, Selasa (9/4/2019). Dalam kampanye akbar ini dihadiri Wakil Presiden RI Jusuf Kalla, Tokoh Nasional dari partai Golkar, mantan Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Tuan Guru Bajang atau TGB, tokoh politik, serta caleg Partai Golkar dari kalangan artis. Dalam acara ini juga mengenalkan aplikasi swafoto, G4AR. | AKURAT.CO/Sopian

 Politisi Senior Partai Golkar Mohammad Soleman Hidayat mendesak Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto untuk segera menggelar rapat pleno partai. Menurutnya, sudah berbulan- bulan partai berlambang pohon beringin ini tidak menyelenggarakan rapat pleno.

"Perlu diketahui bahwa Rapat Pleno itu diselenggarakan sekurang-kurangnya 1 kali dalam 2 bulan, itu perintah konstitusi partai," kata Hidayat dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (29/8/2019).

Hidayat mengatakan, ada banyak hal penting dan mendesak yang wajib seluruh pengurus partai ketahui dalam konteks prinsip kolektif berpartai.

"Misalnya evaluasi kinerja internal, perubahan pengurus, pengisian lowongan antar waktu, berikut evaluasi pencapaian pemilu dan proyeksi partai ke depan. Ini semuanya subject yang perlu dibicarakan bersama-sama, tidak hanya diputuskan oleh sekelompok orang," kata Hidayat dalam keterangannya, Kamis (29/8/2019).

Lebih lanjut, dia menilai jika organisasi Partai dikelola dengan prinsip-prinsip demokratis pun biasanya masih ada riak-riak persoalan di internal.

Maka dengan demikian, ia membandingkan dengan organisasi partai yang tidak dikelola dengan prinsip-prinsip demokratis.

"Bayangkan jika hanya di kelola sekelompok orang. Dan rapat pleno itu adalah esensi pengelolaan partai yang demokratis," pungkasnya.

Diketahui saat ini, polemik perebutan kursi Ketua Umum partai Golkar masih mempunyai 2 nama calon terkuat, yaitu Bambang Soesatyo dan Airlangga Hartarto.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sambut Bulan Suci Ramadan, Fatin Shidqia Lubis Luncurkan Singel Baru Berjudul 'Bersyukurlah'

Jelang Ramadan, Imam Besar Istiqlal Minta Semua Pihak Rukun

seorang komisaris perusahaan dituntut untuk bertanggung jawab